Selasa, 24 September 2024

Mengenal Lebih Dekat Plt Lurah Suangga Makassar


Dailymakassar.id – MAKASSAR. Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Suangga Suryadi, S.Kel. MM lahir di Ujung Pandang 18 April 1980 Sulawesi Selatan.

Pria ini mengawali karirnya di bidang perbankan sejak tahun 2004 hingga 2006. Kemudian dirinya lebih aktif di kemanusiaan dan sosial di tahun 2007 hingga tahun 2014 di kabupaten Sinjai.

Ia kemudian mendaftar sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akhir tahun 2014. “Alhamdulillah, lulus di formasi Analis konservasi kawasan Dinas Kelautan Perikanan dan Pertanian kota Makassar tahun 2015,” ucap istri Siti Kartini Senin, (8/11/2021).

Ia kemudian dilantik menjadi kepala Seksi Pengelolaan Kebersihan dan Pertamanan pada tahun 2016 hingga akhir tahun 2018 di kelurahan Lembo kecamatan Tallo.

Tidak sampai disitu, ia kembali dilantik menjadi Lurah Borong Kecamatan Manggala pada tahun 2018 kurang lebih lima bulan. Kemudian dilantik menjadi Lurah Biotoa di Kecamatan Manggala selama kurang lebih dua bulan setengah.

Pasangan dari Muhammad Yamin dan Almarhumah Samsinar ini akhirnya, pada bulan April tahun 2021 ia ditunjuk sebagai Plt Lurah Suangga hingga saat ini.

Dalam kesempatan itu pria berbintang Pisces itu mengatakan, jika di kelurahan Suangga ini bersifat potensial dan dinamis maksudnya adalah dikalangan enam RW ada 29 RT beragam karakter. (*rls)

 Masjid Nurul Jamaah: Saksi Sejarah Penyebaran Islam di Makassar 

17 September 2024, 15:22 - Wisata Nusantara BAGIKAN Masjid Nurul Jamaah Makassar.

 (Foto: Wilda/HeraldSulsel) 

HERALDSULSEL.COM, MAKASSAR – Masjid Nurul Jamaah berdiri megah di persimpangan Jalan Kandea dan Jalan Lamuru,  Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Masjid ini menjadi saksi penyebaran agama Islam di wilayah tersebut, yang terakhir diturunkan oleh Allah SWT. 

Berdiri sejak tahun 1635, masjid ini telah mendekati usia 400 tahun dan merupakan salah satu situs sejarah penting di Kecamatan Bontoala. 

Dari luar, Masjid Nurul Jamaah menarik perhatian dengan menara-menara yang menjulang tinggi dan kubah berwarna emas. Pada bagian depan masjid, tertera tulisan “Anno 1635,” menunjukkan tahun pembangunannya. 

Meskipun tidak banyak bukti tertulis yang tersisa, kisah-kisah dari generasi ke generasi menyebut bahwa masjid ini didirikan oleh seorang bangsawan Bugis kaya bernama Lajagiru. 

Bukti keberadaannya didukung oleh makam Lajagiru beserta keluarganya yang berada tepat di samping masjid.

 Sekretaris Camat Bontoala, Suryadi Yamin, mengungkapkan bahwa Masjid Nurul Jamaah ini adalah salah satu dari dua masjid tertua di Kota Makassar. “Ini masjid tertua kedua setelah masjid di Kecamatan Tallo. 

Masjid Nurul Jamaah terletak di Kelurahan Bontoala II dan merupakan situs sejarah penting di wilayah kami,” ujarnya kepada Herald Sulsel, Selasa 17 September 2024 

Meskipun masjid ini telah mengalami renovasi, sebagian besar arsitektur aslinya tidak lagi bertahan. Desainnya kini cenderung modern, dihiasi kaligrafi khas masjid masa kini.Beberapa elemen desain tetap terinspirasi oleh masjid-masjid Persia dan Madinah. 

Pada awalnya, masjid ini hanyalah sebuah surau yang terletak di desa yang dikelilingi persawahan. Ia berharap agar situs-situs bersejarah, termasuk Masjid Nurul Jamaah dan makam Lajangiru, tetap dilestarikan. “Kami berharap situs-situs ini dapat menarik minat masyarakat lokal dan luar daerah untuk berkunjung, baik untuk beribadah maupun mempelajari sejarah Islam di Kota Makassar, mengingat perannya yang signifikan dalam penyebaran Islam di Makassar,” pungkas Suryadi. 

Diketahui Pemakaman Lajangiru saat ini dikelola oleh Badan Purbakala Provinsi, yang secara rutin melakukan pemeliharaan terhadap situs tersebut. Beberapa peziarah, termasuk dari luar Sulawesi, sering datang untuk mengunjungi makam Lajangiru dan makam-makam Arab yang berada di sekitarnya. (*)


Artikel ini telah tayang di Herald Sulsel dengan judul 'Masjid Nurul Jamaah: Saksi Sejarah Penyebaran Islam di Makassar' selengkapnya https://sulsel.herald.id/2024/09/17/masjid-nurul-jamaah-saksi-sejarah-penyebaran-islam-di-makassar/

Download Aplikasi Herald ID untuk akses berita lebih mudah dan cepat :
Android Play Store : http://bit.ly/3BeRNjX